Kenali Fungsi Komponen Genset untuk Mempermudah Perbaikan Saat Rusak

Memiliki pasokan listrik cadangan berupa genset merupakan kebutuhan krusial. Apalagi bagi kelancaran operasional bisnis industri maupun untuk rumah tangga. Oleh karena itu, memahami setiap komponen genset dan fungsinya merupakan hal penting. Tujuannya pengguna bisa mendeteksi dan mempermudah proses perbaikan jika terjadi kerusakan mendadak.

Mengenali Fungsi Komponen Genset untuk Mempermudah Perbaikan Saat Rusak

Genset merupakan perangkat yang bekerja cukup berat sehingga berisiko aus dan mengalami gangguan teknis. Hal ini tentu diakibatkan oleh pemakaian terlalu sering dalam durasi lama. Jika tidak ada pengetahuan mendasar tentang mesin ini, ketika terjadi kendala kecil pengguna bisa panik, bahkan penanganannya salah. Hal ini tentu dapat memperparah kerusakan komponen internal lainnya.

Mesin

Komponen genset pertama dan paling utama adalah mesin atau engine. Fungsinya sebagai jantung dari perangkat tersebut yang memproduksi energi mekanis. Mesin membutuhkan bahan bakar agar menghasilkan energi tersebut, bisa dari bensin, solar, atau gas. Namun secara umum mesin berbahan bakar bensin digunakan untuk kapasitas kecil. Sementara untuk kebutuhan kapasitas daya lebih besar biasanya menggunakan solar/diesel atau gas. Mengapa demikian? Karena secara teknis pembakarannya pun berbeda.

Alternator

Komponen vital selanjutnya adalah alternator. Alternator ini berperan penting untuk mengubah energi mekanis yang diproduksi oleh mesin menjadi energi listrik. Alhasil bisa digunakan untuk kebutuhan listrik cadangan ketika listrik utama mati. Komponen ini telah dilengkapi dengan bagian berputar disebut juga rotor. Jika rotor ini bergerak maka terciptalah medan magnet dinamis sehingga memicu aliran listrik.

Tangki Bahan Bakar

Komponen genset lainnya dan tak kalah penting adalah tangki bahan bakar. Meskipun fungsinya sebagai wadah penampung bahan bakar, tangki tersebut memiliki peran lebih strategis yakni juga menentukan durasi operasional genset dalam menghasilkan listrik. 

Jika volume tangki bahan bakar besar, maka semakin lama pula jam kerjanya. Di sisi lain, jika genset Anda memiliki kapasitas tangki terbatas, Anda bisa mengakalinya dengan melakukan pemasangan tangki eksternal. Langkah ini bisa menjadi solusi paling efektif untuk memperpanjang durasi jam kerja.

Voltage Regulator

Voltage regulator berfungsi sebagai pengatur tegangan dari genset itu sendiri. Hadirnya pengatur tegangan ini sangat berpengaruh terhadap tegangan listrik yang disalurkan menjadi lebih stabil. Selain itu, voltage regulator ini mampu membuat barang penerima energi listrik menjadi lebih awet dan tidak mudah rusak.

Dari uraian di atas, kita sudah dapat memahami apa saja komponen genset. Mengetahui dan memahami pengetahuan ini sangat penting. Sebab, jika terjadi kerusakan kecil setidaknya kita bisa mendeteksinya secara dini. Bahkan melakukan perbaikan agar kerusakan tidak merembet ke komponen penting lainnya. Selain itu Anda juga akan menghemat biaya pengeluaran untuk jasa servis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top